Tahun 2024 Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup

Kompilasi Data Pencapaian Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) Tahun 2024 Kabupaten Sambas

Dokumentasi teknis penyelenggaraan kegiatan statistik sektoral Kabupaten Sambas.

Tahun Kegiatan 2024
Cara Pengumpulan Data 3. Kompilasi Produk Administrasi
Judul Kegiatan Kompilasi Data Pencapaian Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) Tahun 2024 Kabupaten Sambas
Sektor Kegiatan 6. Lingkungan
Rekomendasi BPS Tidak

1.1. Instansi Penyelenggara Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Kabupaten Sambas
Telepon 0562392926
E-mail dinasprkplh@yahoo.com
Faksimile -

Eselon 1 -
Eselon 2 Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman Dan Lingkungan Hidup Kabupaten Sambas
Jabatan Teknis (Eselon 3) Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran, Kerusakan Lingkungan dan Konservasi SDA
Alamat Penanggung Jawab Jalan Pembangunan Sambas No.84 Kec. Sambas Kab. Sambas Provinsi Kalimantan Barat

3.1. Latar Belakang Kegiatan
Kerusakan lingkungan dapat dikatakan sebagai bencana yang merugikan masyarakat, tidak hanya dari sisi ekonomi tetapi dampak yang lebih besar juga dapat melekat pada kehidupan manusia. Upaya pengurangan laju kerusakan dan pemulihan lingkungan terus dilakukan baik oleh pemerintah maupun organisasi masyarakat. Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) merupakan gambaran atau indikasi awal yang memberikan kesimpulan cepat dari suatu lingkungan hidup pada lingkup dan periode tertentu yang lebih representatif dan komprehensif terhadap dinamika kualitas lingkungan dan problem pencemaran yang terjadi. Instrumen ini terdiri dari tiga indikator utama yaitu Indeks Kualitas Air (IKA), Indeks Kualitas Udara (IKU) dan Indeks Kualitas Lahan (IKL). Selain itu juga memiliki target capaian yang dicantumkan dalam perencanaan pembangunan. IKLH berperan sebagai indikator meningkatnya lingkungan hidup yang bersih dan sehat dalam berbagai perencanaan.
3.2. Tujuan Kegiatan
1. Sebagai informasi untuk mendukung proses pengambilan keputusan di daerah yang berkaitan dengan bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. 2. Sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada publik tentang pencapaian target kinerja program perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. 3. Untuk meningkatkan upaya pemerintah daerah dalam melaksanakan kebijakan pengendalian pencemaran dan kerusakan lingkungan. 4. Sebagai bahan evaluasi kebijakan pembangunan yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan. 5. Sebagai instrumen keberhasilan pemerintah daerah dalam melindungi dan mengelola lingkungan hidup.
3.3. Rencana Jadwal Kegiatan
   Tanggal Mulai    Tanggal Selesai
A. Perencanaan      
1. Perencanaan Kegiatan 29 Januari 2024 s.d. 30 April 2024
2. Desain 29 Januari 2024 s.d. 30 April 2024
B. Pengumpulan      
3. Pengumpulan Data 02 Mei 2024 s.d. 30 September 2024
C. Pemeriksaan 02 Mei 2024   02 September 2024
4. Pengolahan Data 24 Juni 2024 s.d. 31 Oktober 2024
D. Penyebarluasan      
5. Analisis 01 Agustus 2024 s.d. 30 November 2024
6. Diseminasi Hasil 01 September 2024 s.d. 31 Desember 2024
7. Evaluasi 02 Januari 2025 s.d. 31 Januari 2025

 

3.4. Variabel Karakteristik Dikumpulkan
No. Nama Variabel (Karakteristik) Konsep Definisi Referensi Waktu (Periode Enumerasi)
1. Kualitas Air Sungai Perhitungan Status Mutu Air Hasil pemantauan kualitas air sungai yang mempresentasikan kondisi kualitas air Kabupaten untuk dilakukan perhitungan status mutu air dengan metode Indeks Pencemar. Semesteran
2. Kualitas Udara Ambien Perhitungan Status Udara Ambien Hasil pemantauan kualitas udara ambien pada peruntukan perkantoran, permukiman, industri dan transportasi untuk dilakukan perhitungan status mutu udara ambien dengan metode Indeks Udara Model EU (IEU). Semesteran
3. Kualitas Tutupan Lahan Perhitungan Kualitas Tutupan Lahan Kompilasi data tutupan lahan seperti tutupan hutan, semak/belukar dan semak/belukar rawa, ruang terbuka hijau dan rehabilitasi hutan dan lahan untuk dilakukan perhitungan kualitas tutupan lahan Semesteran

 

4.1. Sifat Penyelenggaraan Berulang
4.2. Frekuensi Penyelenggaraan Semesteran
4.3. Tipe Pengumpulan Longitudinal Panel
4.4. Cakupan Wilayah Sebagian Wilayah (
No. Provinsi Kabupaten/Kota
  Kalimantan Barat Sambas

 

)
4.6. Metode Pengumpulan -

7.2. Metode Analisis Deskriptif
7.4. Tingkat Penyajian Hasil -

Bentuk Produk Tersedia
Hardcopy: Ya Softcopy: Ya Data Mikro: Ya
Rencana Rilis Produk
Jenis Produk Tanggal Bulan Tahun
Tercetak 01 September 2024
Digital 01 September 2024
Data Mikro 01 September 2024

 

Daftar Metadata Statistik Variabel
No. Nama Variabel Alias Konsep Definisi Ref. Pemilihan Ref. Waktu Tipe Data Klasifikasi Isian Aturan Validasi Kalimat Pertanyaan Akses Publik
1 Kualitas Air Sungai Kualitas Air Sungai Kualitas Air Sungai Karakteristik fisik, kimia, biologi, atau radiologis dari air yang dapat digunakan untuk menilai kualitas air dan kecocokannya untuk digunakan dalam berbagai tujuan seperti air minum, pertanian, dan industri - 2024 Integer

-

- Kualitas Air Sungai YA
2 Kualitas Tutupan Lahan Kualitas Tutupan Lahan Kualitas Tutupan Lahan Kualitas penutupan lahan dalam suatu wilayah. IKTL yang mempertimbangkan beberapa faktor seperti tipe dan luas dari tutupan lahan, stabilitas ekosistem, dan tingkat degradasi lahan - 2024 Integer

-

- Kualitas Tutupan Lahan YA
3 Kualitas Udara Ambien Kualitas Udara Ambien Kualitas Udara Ambien Kualitas udara ambien dapat bervariasi tergantung pada berbagai faktor, termasuk lokasi geografis, polusi udara, cuaca, dan aktivitas manusia di sekitarnya. Beberapa polutan umum yang dapat mempengaruhi kualitas udara ambien meliputi partikel halus, seperti debu dan asap, oksida nitrogen, sulfur dioksida, karbon monoksida, ozon troposferik, dan polutan organik lainnya. - 2024 Integer

-

- Kualitas Udara Ambien YA
Daftar Metadata Statistik Indikator
No. Nama Indikator Konsep Definisi Interpretasi Metode Rumus Perhitungan Ukuran Satuan Klasifikasi Penyajian
1 Indeks Kualitas Air Indeks Kualitas Air Suatu nilai yang menggambarkan kondisi kualitas air yang merupakan nilai komposit parameter kualitas air dalam suatu wilayah pada waktu tertentu Semakin tinggi Capaian Indeks Kualitas Air, maka semakin rendah tingkat pencemaran air Indeks Pencemara

Indeks

poin Wilayah
2 Indeks Kualitas Lahan Indeks Kualitas Lahan Nilai yang menggambarkan kualitas Tutupan Lahan yang dihitung dari kondisi tutupan hutan dan tutupan vegetasi non hutan Semakin tinggi capaian Indeks Kualitas Lahan, semakin tinggi kondisi kualitas lahan yang dipengaruhi oleh tutupan lahan Kualitas Tutupan Lahan

Indeks

poin Wilayah
3 Indeks Kualitas Lingkungan Hidup Indeks Kualitas Lingkungan Hidup Nilai yang menggambarkan kualitas Lingkungan Hidup dalam suatu wilayah pada waktu tertentu, yang merupakan nilai komposit dari Indeks Kualitas Air, Indeks Kualitas Udara dan Indeks Kualitas Lahan Semakin tinggi capaian Indeks Kualitas Lingkungan Hidup semakin baik kualitas lingkungan hidup di suatu wilayah IKLH

Indeks

poin wilayah
4 Indeks Kualitas Udara Perhitungan Status Udara Ambien Ukuran yang menggambarkan kualitas udara yang merupakan nilai komposit parameter kualitas udara dalam suatu wilayah pada waktu tertentu. Semakin tinggi Indeks Kualitas Udara, semakin rendah tingkat pencemaran udara Indeks Udara Model EU (IEU)

Indeks

poin Wilayah